fbpx

Wujud Kemitraan dengan Uncen, Freeport Bangun Gedung Pusat Sains dan Kemitraan

Pelaksanaan Penandatanganan MoU antara PTFI dengan UNCEN yang dilakukan oleh Presdir PTFI Tony Wenas dan Rektor UNCEN Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., di Hotel Rimba Papua, Mimika, Selasa (5/4/2022). (Foto: Aji/APN) 

Timika, APN – PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Cenderawasih dalam rangka pembangunan gedung pusat sains dan kemitraan, hal tersebut dilakukan pada Selasa (5/4/2022) di Hotel Rimba Papua, Mimika.

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas dengan rektor UNCEN, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T.

“Jadi MoU antara PTFI ini adalah sebagai implementasi dari MOU sebelumnya kami komitmen untuk membangun sebuah gedung bagi Uncen di kampus Jayapura,” ujar Tony saat ditemui usai kegiatan.

Tony menjelaskan bantuan pembangunan Gedung Pusat Sains oleh PTFI berjumlah 3 lantai yang akan dibangun di area kampus UNCEN, Jayapura. Memiliki luasan total bangunan sebesar 2.765 m2, dengan luas lantai dasar 630 m2, luas lantai 2 sebesar 570 m2, luas lantai 3 sebesar 870 m2, luas auditorium sebesar 320 m2 dan luas lantai rooftop sebesar 375 m2.

“Bangunan ini nantinya akan menyediakan 18 buah ruang kelas, 1 ruang dosen, dan 1 auditorium berkapasitas 230 orang. Lantai rooftop yang dijadikan sebagai area penempatan panel surya yang dapat dijadikan sebagai sumber daya listrik bagi gedung itu sendiri,” jelasnya.

Tony menambahkan total anggaran pembangunan gedung tersebut sebesar Rp 42 Miliar yang dikerjakan selama 18 bulan. “Mudah-mudahan lebih cepat selesai,” ucapnya.

Tony juga meyakini tidak ada perusahaan yang berhasil di tengah masyarakat yang gagal, maka dari itu PTFI selalu berkomitmen untuk membangun masyarakat.

Sementara itu Apolo Safanpo mengatakan kerjasama antara PTFI dengan UNCEN telah terjadi sekak 1996 silam melalui berbgai program seperti penelitian, magang, kuliah tamu.

“Keberadaan Freeport tidak dapat dipisahkan dari Papua, dan adalah komitmen Freeport untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Papua perlu diapresiasi,” ungkap Apolo.

UNCEN kata Apolo merupakan Lembaga Pendidikan tinggi pertama yang hadir di papua dan telah menghasilkan ribuan lulusan hingga saat ini. Sehingga Ia mengapresiasi dukungan PTFI dan berharap dengan hadirnya Gedung Freport Indonesia untuk Pusat Sains dan Kemitraan ini dapat mendukung UNCEN dalam menyelenggarakan Tridharma UNCEN yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Writer: AjiEditor: Sani

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: