fbpx

Tujuh Suku Asli Papua Harus Terlibat Untuk Mempromosikan “Noken” Menjelang PON XX dan Pesparawi di Timika

Timika, APN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika berharap pengrajin sekaligus penjual noken dapat mempromosikan Noken sebagai produk unggulan dari Papua, dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Ke XIII.

Anggota Komisi B DPRD Mimika, Mathius Uwe Yanengga mengatakan noken adalah salah satu produk unggulan dari Papua, sehingga Dinas terkait harus melibatkan tujuh suku asli Papua untuk pembuatan sekaligus membantu pemasaran produk tersebut saat PON XX dan Pesparawi nanti berlangsung.

Anggota Komisi B DPRD Mimika, Mathius Uwe Yanengga

“Noken ini adalah salah satu produk unggulan di Papua, sehingga Dinas Terkait harus melibatkan Tujuh suku asli Papua. Mereka diinventaris jadi produk itu benar asli papua, sekaligus promosi salah satu prodak unggulan Papua adalah Noken saat PON dan Pesparawi nanti,” katanya, saat ditemui Wartawan di gedung DPRD Mimika, Jumat (25/06/2021).

Mathius menjelaskan ciri khas noken versi Papua dapat dilihat dari anyamannya, bahkan beberapa suku di Papua memiliki versi anyaman masing-masing.

“Itu bisa dilihat dari anyamannya, seperti suku Amungme, Damal, Dani, Nduga, Me, Kamoro itu berbeda antara satu dengan yang lain,” jelasnya.

Menurutnya, Dinas terkait hanya perlu menambahkan logo dari PON dan Pesparawi, sehingga ada nilai tambah untuk dipromosikan pada tamu-tamu yang akan datang ke Timika menjelang PON dan Pesparawi.

“Dinas harus mengakomodir semua suku, baik dari pegunungan hingga pesisir, jadi jangan hanya satu atau dua suku saja,” tutupnya. (Anis-cr02)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: