Terkait Fakta Baru Kasus Suplai Amunisi, Pengacara Tersangka Siap Dampingi

Para tersangka saat reka ulang di Mapolres Mimika Jalan Agimuga Mile 32, Kamis (29/9/2022). (Foto: Abi/APN)
banner

Timika, APN – Para tersangka sempat sebutkan perolehan amunisi sebanyak 85 butir peluru didapatkan dari oknum yang sudah meninggal dunia, sehingga menjadi fakta baru di luar keterangan isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Penasehat Hukum (PH) para tersangka, Teguh Sukma mengatakan masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait keterangan saat rekonstruksi yang diucapkan di luar isi BAP.

“Kami pengacara dari para tersangka yang ditunjuk untuk mendampingi di dalam tahapan penyidikan,” kata Teguh Sukma usai ikuti rekonstruksi, Kamis (29/9/2022).

Pendampingan itu juga katanya berdasarkan yang ditunjuk oleh negara berdasarkan ketentuan undang-undang, bahwa ketika ancaman hukuman di atas 5 tahun sesuai pasal 114 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) maka wajib didampingi nasehat hukum.

Dikuinya, jika ada informasi-informasi tambahan terbaru yang melibatkan oknum-oknum tertentu, pihaknya masih belum monitor.

“Kapasitas kami hanya sebatas menjadi pengacara tersangka dan itu hanya saat pemeriksaan. Itu saja, selebihnya terkait dengan perbuatan melawan hukumnya untuk membela kepentingan hukumnya itu belum ada penyampaian lebih lanjut daripada tersangka,” ucapnya.

Sehingga ia menilai keterangan itu belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, karena masih status Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Yang jelas kalau seumpamanya ketika mereka memberikan keterangan di dalam proses pemeriksaan itu pasti kami sampaikan, ketika kooperatif dan jujur maka itu menjadi salah satu hal yang menjadi pertimbangan kepada para tersangka,” harapnya.

Penulis: AbiEditor: Sani

Tinggalkan Pesan Anda