fbpx

Tandatangani Kemitraan, Pemkab Harap PMA dan PMDN Rangkul UMKM

Timika, APN – Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Mimika meminta kepada para perusahaan-perusahaan besar yang ada di Mimika harus merangkul dan menggandeng Usaha Mikro Kecil Menengah agar UMKM yang ada bisa berkembang dan menjadi besar bahkan mengalami kemajuan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas PTSP, Willem Naa usai mengikuti video conference bersama Presiden Indonesia Joko Widodo bersama seluruh Dinas PTSP se-Indonesia terkait penandatanganan kerjasama dalam rangka kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di ruang Mimika Command Center (MCC), Senin (18/1).

Pengusaha-pengusaha besar yang ada di kota ini tidak boleh ego sektoral. Mereka harus menggandeng perusahaan kecil itu karena sesuai apa yang disampaikan bapak Presiden,” kata Willem.


Willem menegaskan, para pengusaha besar tidak boleh lagi melakukan monopoli usaha-usaha sendiri dan sebaliknya harus memberikan peluang kepada pengusaha-pengusaha kecil yang ada.

Menindaklanjuti hasil penandatanganan kemitraan tersebut, Willem mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan para pengusaha besar untuk duduk bersama dan meminta masukan terkait perintah Presiden Joko Widodo untuk kepentingan pengusaha-pengusaha kecil khususnya para pengusaha kecil asli Papua.

Minggu ini kami akan berdiskusi dengan Dinas Koperasi dan para pengusaha untuk menindaklanjuti hal tersebut,” ujarnya.


Sementara dalam video conference tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa bentuk kemitraan tersebut diperlukan UMKM untuk tumbuh kompetitif dan turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

Kemitraan UMKM dengan usaha besar ini sangat penting agar UMKM bisa masuk dalam rantai produksi global, meningkatkan peluang UMKM untuk naik kelas dan meningkatkan kualitas usaha UMKM menjadi lebih kompetitif,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan secara virtual.


Presiden juga meminta pihak terkait untuk dapat menjamin agar kontrak kerja yang ditandatangani sejumlah pihak tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Jokowi berharap agar UMKM dapat terus belajar dan meningkatkan manajemen dan kualitas produknya sesuai dengan keinginan pasar untuk naik kelas.

UMKM harus bisa memanfaatkan kerjasama kolaborasi dengan usaha-usaha besar ini agar bisa menaikkan kelasnya,” ucap presiden Joko Widodo dalam video konferensinya.


Di kesempatan yang sama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan pada Januari 2021, kerjasama yang terjalin melalui program ini telah melibatkan 196 pengusaha besar dan 56 pelaku UMKM. Adapun nilai kerjasamanya mencapai Rp. 1,5 Triliun. (Aji-cr01)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: