fbpx

Sejak 2021, Ekonomi jadi Penyebab Utama Perceraian di Timika

Kabid Humas Pengadilan Agama Mimika, Ahmad Zubaidi, S.H.I. (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Sejak tahun 2021, faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab utama perceraian di Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data yang diperoleh antarpapuanews.com dari Kantor Pengadilan Agama Mimika, Senin (23/5/2022) sejumlah perceraian di Timika akibat buntut dari pertengkaran secara terus menerus yang dipicu oleh tuntutan ekonomi.

Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Pengadilan Agama Mimika Ahmad Zubaidi., S.H.I mengatakan, faktor ekonomi biasa menjadi alasan mendasar dari penyebab terjadinya perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus hingga berujung perceraian.

“Kalau yang ekonomi biasanya masuk dalam alasan perselisihan sama alasan pertengkarannya. Jadi kalau di dalam pemeriksaan persidangan itu kan ditanya tuh, biasanya itu faktornya ya macam-macam, ada yang ekonomi, ada juga yang mabuk, ada juga yang pasangannya judi, ada juga yang perselingkuhan, kemudian dari situ mungkin ber akumulasi dan kemudian terjadinya perselisihan dan pertengkaran,” kata Ahmad Zubaidi di tempat kerjanya, Senin (23/5/2022).

Ahmad menjelaskan, jika dilihat dari data di tahun 2021, total perkara gugatan perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Mimika sebanyak 193 perkara dengan beragam alasan. Sedangkan di tahun 2022 sejak 4 bulan pertama terdapat sebanyak 63 perkara gugatan perceraian.

Angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah perkara gugatan perceraian yang terjadi pada 4 bukan pertama di tahun 2021, dengan jumlah perkara sebanyak 87 perkara.

“Ada penurunan berarti, kalau tahun 2021 empat bulan pertama itu 87, kalau 2022 empat bulan pertama 63. Memang selama ini kalau di datanya, penyebab perceraian itu yang paling banyak perselisihan dan pertengkaran terus-menerus,” sambungnya.

Sementara itu, untuk jumlah perkara per bulan Mei misalnya, terdapat 5 perkara perceraian yang sudah diambil akta cerainya. Lima perkara tersebut memiliki motif yang sama sebagai dasar dari perceraian tersebut, yakni terjadi perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus.

Dalam menangani perkara gugatan perceraian itu, pihak pengadilan agama juga turut melakukan upaya-upaya untuk mendamaikan kedua belah pihak atas perselisihan tersebut di jenjang persidangan selama masih ada pintu perdamaian dari kedua belah pihak.

Baik penggugat maupun tergugat, sebelum menjalani persidangan akan mengikuti proses mediasi yang dilakukan pihak pengadilan sebagai upaya untuk mendamaikan, namun bila tidak ditemukan jalan bagi keduanya, barulah ditempubh jalur hukum.

“Jadi misalkan daftarkan hari ini, kemudian sidangkan dijadwalkan minggu depan, kemudian kalau yang hadir hanya istrinya saja maka istrinya yang akan kasih nasehat untuk difikirkan dulu alasan perceraiannya, kemudian dikasih kesempatan lagi tidak ke suaminya untuk rukun kembali,,” kata Ahmad.

“Kalau dua-duanya hadir maka hakim pemeriksa akan memberikan nasehat kepada dua-duanya kemudian setelah itu memerintahkan dua-duanya untuk mediasi, nanti di mediasi itu akan dibantu oleh mediator, apakah bisa selesai dengan jalan damai atau tidak. Pokoknya diusahakan untuk diselesaikan dengan jalan damai,” tambah Ahmad.

Sebanyak kurang lebih 35 perkara yang berakhir dengan jalan damai di tahun 2021 yang ditangani Pengadilan Agama Mimika dengan pencabutan gugatan. Sedangkan awal tahun 2022, di bulan Januari sebanyak 4 gugatan perceraian yang berakhir damai.

Sementara untuk perkara yang dikabulkan alias diluar dari perdamaian sebanyak 182 perkara.

Selain itu, motif mendasar dari gugatan yang diterima Pengadilan Agama Mimika beragam. Diantaranya adalah zina, mabuk, judi, madat, ada yang meninggalkan salah satu pihak, dihukum penjara, poligami, KDRT, cacat badan, perselisihan dan pertengkaran terus menerus, kawin paksa, murtad hingga ekonomi.

Kendati demikian, gugatan tersebut didominasi oleh perselisihan dan pertengkaran terus menerus yang didasari faktor ekonomi.

Writer: WahyuEditor: Sani

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: