Rp 67 Miliar Dana TU Belum Dipertanggungjawabkan

Kepala BPKAD Mimika Marthen Malissa (Foto: Aji/APN)

Timika, APN – Sekitar 67 Miliar dana Tambah Uang (TU) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika belum dipertanggungjawabkan.

“Jadi hampir 68 miliar yang belum dipertanggung jawabkan,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika Marthen Mallisa saat ditemui wartawan di kantor BPKAD, Selasa (6/12/2022)

Marthen pun mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pertanggungjawaban TU menjadi prioritas untuk melakukan dilaksanakan, namun apabila dana tersebut belum sempat digunakan, maka baiknya dana tersebut dikembalikan ke kas daerah.

“Kalau mau dipakai lagi baru diminta, tetapi kalau sudah dipakai ya segera dilakukan pertanggungjawaban. Apalagi tiga minggu lagi tahun anggaran berakhir,” jelasnya.

Ia mengatakan hal tersebut agar pertanggungjawaban tidak menjadi beban bagi OPD, terlebih apabila ketika sudah direalisasikan dalam kegiatan, maka TU segera dipertanggungjawabkan.

Marthen menyebut kendala yang dihadapi pihaknya adalah bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengeluarkan TU tidak segera membuat pertanggungjawaban, selaim itu karena kegiatan yang bersumber dari dana TU masih berlangsung bahkan belum dilaksakan.

Ia juga menjelaskan sampai saat ini pihaknya sudah tidak bisa mengeluarkan TU.

“kegiatan-kegiatan yang sudah di TU kan (menggunakan dana TU) untuk sesegera mungkin dilakukan pertanggungjawaban agar tidak menghambat pengelolaan keuangan daerah,” ucapnya.

Selain TU, pertanggungjawaban untuk Uang Persediaan (UP) yang berjumlah sekitar 12 miliar juga belum dilaporkan pertanggungjawabanya.

Marthen mengungkapkan masih ada sekitar 22 OPD yang belum mempertanggungjawabkan UP, yang sudah sekitar 12, sementara yang masih bertahap (berproses) sekitar 15 OPD.

“Yang jelas bahwa sanksinya itu untuk UP ini akan menjadi temuan nantinya ketika kita dilakukan audit oleh BPK,” tutupnya. (Aji)

Penulis: AjiEditor: Sani

Tinggalkan Pesan Anda