Polda Papua dan Pomdam Cenderawasih Investigasi Penembakan Antar Aparat di Yahukimo

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal. (Foto: Abi/APN)

Timika, APN – Bidang Propam Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama Pomdam XVII/Cenderawasih dan Korem 172 PWY bentuk tim melakukan investigasi dan penyelidikan terkait kesalahpahaman antara personel TNI dan Polri di Kabupaten Yahukimo.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini Bid Propam Polda Papua telah melakukan koordinasi dengan Korem 172 PWY dan Pomdam XVII/Cenderawasih untuk menurunkan tim guna melakukan investigasi permasalahan tersebut.

“Kita akan mengecek apakah betul terkait kronologis kejadian, siapa saja yang terlibat dari kejadian di warung maupun penyerangan Polsek,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/7/2022).

Kabid Humas menjelaskan, Jumat (29/7/2022) pagi tim Bid Propam Polda Papua bersama Pomdam XVII/Cenderawasih berangkat menuju ke Kabupaten Yahukimo melakukan investigasi terhadap anggota serta penyelidikan.

“Polda Papua bersama Pomdam XVII/Cenderawasih serta Korem 172/PWY berkomitmen untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan yang telah terjadi sehingga dapat terselesaikan dengan baik,” ucap Kamal.

Kamal mengungkapkan, kesalahpaham antara personel TNI dan Polri tersebut berawal pada hari Rabu, 27 Juli 2022 sekira pukul 13.30 WIT, Polsek Dekai menerima laporan dari masyarakat adanya keributan di salah satu warung yang tidak jauh dari Polsek Dekai dan pemukiman warga.

“Menerima laporan, personel Polsek Dekai langsung menuju ke TKP, sesampainya di TKP didapati adanya keributan antara pelanggan oknum anggota TNI, Pratu UA dan pemilik warung maupun pelayan sehingga personel berupaya untuk menangani permasalahan tersebut,” ungkap Kamal.

Dilanjutkan, pada saat menangani permasalaahan terjadi kesalahpahaman antara aparat TNI dan Polri yang berujung keributan antara aparat TNI dan Polri yang berusaha menangani situasi

“Personel Polsek Dekai kemudian membawa pelayan, pemilik dan oknum anggota TNI yang ribut untuk dibawa ke Polsek Dekai guna dilakukan pemeriksaan,” pungkas Kabid Humas Polda Papua.

Kabid Humas menambahkan, sekira pukul 20.30 WIT malam harinya ada sekelompok masa yang mendatangi Polsek dan melakukan pelemparan batu secara mendadak yang mengakibatkan beberapa kaca dari kantor Polsek Dekai pecah disertai pembakaran terhadap pagar dan spanduk-spanduk Polsek.

“Saat itu dilakukan himbauan kepada massa untuk membubarkan diri tetapi dari kelompok massa yang kurang lebih berjumlah 70 orang tetap melakukan aksinya sehingga anggota Polsek menghubungi Polres Yahukimo,” ucap Kombes Pol Kamal.

Kombes Kamal melanjutkan, merespon laporan tersebut personel Polres yang dipimpin Kapolres Yahukimo langsung melakukan penanganan dengan membubarkan massa dan massa dapat dikendalikan situasi aman dan kondusif.

Berselang 15 menit kemudian Kapolres mendapat informasi bahwa ada satu korban yang berada di rumah sakit yang informasinya terdapat luka tembak di paha, diketahui merupakan anggota Kodim 1715/ Yahukimo bernama Praka AS.

“Saat ini masih dilakukan konfirmasi terkait korban yang berada di rumah sakit apakah memang ada tembakan yang mengenai salah satu orang yang informasinya merupakan anggota Kodim 1715 Yahukimo,” jelas Kamal.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIT telah dilakukan mediasi terhadap permasalahan yang terjadi di warung terkait kesalahpahaman antara anggota TNI dan Polri yang dihadiri oleh keluarga dan juga Kapolres Yahukimo serta pejabat dari Kodim 1715/Yahukimo.

“Dengan harapan permasalahan ini dapat ditangani sehingga tidak membias,” tutur Kamal.

Writer: AbiEditor: Sani
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: