Petani Kopi di Pedalaman Terkendala Transportasi dan Keamanan - Antar Papua News -
Berita  

Petani Kopi di Pedalaman Terkendala Transportasi dan Keamanan

Vice President Community of Development at PT Freeport Indonesia, Nathan Kum saat ditemui awak media di ruang produksi Rumah Kopi Amungme Gold. Sabtu (30/7/2022). (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Vice President Community of Development at PT Freeport Indonesia, Natan Kum mengungkapkan, petani kopi di kawasan pegunungan selalu terkendala masalah transportasi dan keamanan saat hendak menyalurkan kopi hasil panen.

Nathan mengungkapkan, para petani harus berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh dari kebun kopi menuju bandara setelah panen. Selain jarak yang jauh, medan yang ditempuh para petani serta kondisi keamanan patut dipertimbangkan. Mereka harus menaiki bukit agar sampai ke Bandara.

“Selain itu, mereka juga harus menjaga kualitas kopi seusai panen. Dengan kondisi tersebut sangat mempengaruhi kuota yang dibutuhkan di pasaran,” kata Nathan pada awak media di Rumah Kopi Amungme Gold, Sabtu (30/7/2022).

Kendati demikian, pihak PT Freeport Indonesia sejauh ini terus berkomitmen untuk terus memberikan bantuan melalui kolaborasinya dengan pemerintah daerah.

“Makanya kita juga upaya-upaya yang kita lakukan, kita harus bikin Green Bean, ada juga yang roasting, ada juga yang operasi bisnis,” kata Nathan.

Nathan menjelaskan, PTFI canangkan 3 program untuk bantu para petani kopi, dari bisnis, roasting, dan green bean yakni dari tahap pengumpulan biji kopi mentah, roasting hingga tahap pemasaran. Ketiga program tersebut mendapat pendampingan dari tim yang sudah dipersiapkan PTFI bersama Pemkab Mimika untuk melakukan pembinaan.

Dengan adanya program tersebut, pihak PTFI menyediakan tim untuk melakukan pendampingan secara langsung terhadap para petani.

Penulis: WahyuEditor: Sani
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d blogger menyukai ini: