Umum  

Pelaksanaan lomba Pesparawi ke-XIII Setanah Papua Kembali Gelar Rapat Koordinasi dan Penjurian.

Koordinator pelaksanaan lomba gelar rapat simulasi dan evaluasi.

TIMIKA, APN – Koordinator pelaksanaan lomba kembali gelar rapat Koordinasi dan Penjurian Pesparawi Ke-XIII Setanah Papua di sekretariat Pesparawi, Jl. Yossudarso (29/09/2021).

Dalam rapat yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut dihadiri oleh beberapa bidang, yakni koordinator bidang lomba, koordinator bidang acara, koordinator bidang konsumsi, koordinator bidang perlengkapan dan beberapa bidang lainnya.

Disamping itu, ketua panitia umum Pesparawi Ke-XIII Setanah Papua, Bpk. Johannes Rettob S.E M.si saat ditemui awak media menyampaikan bahwa dalam rapat yang digelar hari ini lebih membahas tentang alur yang mengatur keberadaan kontingen di gedung lomba dimulai dari kedatangan kontingen, keberadaan kontingen di panggung hingga kembali ke akomodasi, sehingga setiap koordinator bidang lomba dapat mempersiapkan sesuai perencanaan.

“Yang pertama bahwa pertemuan hari ini melibatkan beberapa bidang. Saya hanya membahas tentang alur mulai dari kontingen di gedung lomba, prinsipnya di gedung lomba. Bagaimana sejak kontingen datang sampai dengan kontingen naik panggung, dan kontingen turun dari panggung dan menuju kembali ke akomodasi. Ini yang hari ini kita bicara tentang Flo itu sehingga apa-apa saja yang harus disiapkan disetiap titik tahapan yang harus dilakukan sampai mereka turun, ini kurang lebih”. Ujarnya.

Selain itu beliau juga menambahkan, hasil rapat tersebut merupakan gambaran umum yang terdiri dari beberapa bidang, seperti bidang transportasi sewaktu menjemput kedatangan peserta, bidang penerima tamu, bidang kesekretariatan yang melakukan verifikasi data melalui QR Code karena merupakan Pesparawi pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi QR Code dan terjadi pada pelaksanaan Pesparawi di tanah Papua.

Dalam verifikasi ini akan dipandu oleh bidang terkait untuk melakukan verifikasi kepada peserta termasuk kesehatan sesampainya di lokasi, sebelum tampil hingga kegiatan berakhir. Dan jika peserta melakukan verifikasi dengan benar maka dapat melanjutkannya hingga ke tahap selanjutnya. “Ini kurang lebih gambaran umum yang terdiri dari bidang akomodasi yang mempersiapkan mereka tempat tinggal, bidang transportasi waktu mereka antar datang, bidang penerima tamu, kemudian bidang kesekretariatan yang akan melakukan verifikasi melalui QR Code karena ini Pesparawi pertama di Papua bahkan di Indonesia yang menggunakan teknologi QR code, ini yang kita lakukan di Papua. Verifikasi data ini kalau dia lakuakan dengan benar maka dia boleh lanjut ke alur selanjutnya sampai di panggung, sehingga ada bidang pandu penerima tamu kemudian dia diperiksa kesehatan kemudian dia masuk menunggu dan kemudian dia melakukan prosedur sampai dengan dia tampil. Ada bidang lomba yang mengatur ini semua, kemudian ada bidang acara yang memandu semua, sampai dengan dia pulang dan dijemput oleh bidang transportasi”. Tambahnya.

Sementara itu, beliau mengatakan bahwa persiapan panitia dari masing-masing bidang menjelang Pesparawi Ke-XIII Setanah Papua sejauh ini sudah cukup siap dalam melaksanakannya.

“Soal alur, soal program itu sudah hampir praktis kita sudah cukup, saya lihat bidang-bidang semua sudah cukup siap untuk melaksanakan itu”. Tutupnya. (Wahyu)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: