fbpx

Pada Triwulan I KPPN Berhasil Salurkan 10,5% Belanja Negara

Kepala Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mimika, Iwan Megawan, dalam konfrensi pers yang digelar di Kantor KPPN Mimika, Kamis (21/4/2022). (Foto: Aji/APN) 

Timika, APN – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Timika (KPPN) sepanjang triwulan I (Januari-Maret 2022) berhasil menyalurkan Belanja Negara dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp170,42 miliar atau 10,5 persen dari alokasi belanja sebesar Rp1,6 triliun.

Kepala KPPN Mimika Iwan Megawan menjelaskan belanja negara tersebut terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat yang terelaisasi sebesar Rp149,9 miliar (17,8%) dan Belanja TKDD yang terealisasi sebesar Rp20,5 miliar (2,6%). Belanja Pemerintah Pusat terdiri dari Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp64,1 miliar (23,6%), Belanja Barang Rp81,1 miliar (19,8%), Belanja Modal 81,1 miliar (2,7%).

“Sementara Belanja TKDD terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, DAK Non Fisik, dan Dana Desa. DAK Fisik belum ada realisasi dengan total pagu sebesar Rp391,1 miliar, Dana Desa belum ada realisasi dengan total pagu di tahun 2022 sebesar Rp312,2 miliar,” jelasnya.

Iwan memaparkan berkaitan dengan Dana Desa yang belum terealisasi KPPN bersifat menunggu pengajuan dari pemerintah daerah, seperti pengusulan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sejauh ini kata Iwan baru Kabupaten Puncak yang telah menyerahkan data KPM, sementara Kabupaten Mimika belum menyerahkan, batas akhir perekaman KPM tersebut pada 13 Mei mendatang.

“Setelah perekaman kemudian dilakukan pengajuan persyaratan berdasarkan peraturan, batasnya pada 23 Juni 2022 mendatang, menurut catatan Dana Desa tahun 2021 itu tersalurkan sepenuhnya, atau 100 persen, harapannya Dana desa cepat direalisasikan,” jelasnya.

Iwan melanjutkan yang termasuk DAK Non Fisik berupa penyaluran Dana BOS, BOP Paud, dan BOP Kesetaraan di Kabupaten Mimika. Untuk Dana BOS telah direalisasikan melalui 2 gelombang. Gelombang pertama untuk 152 sekolah dengan jumlah Rp14,17 miliar dan Gelombang kedua untuk 30 sekolah dengan jumlah Rp3,28 miliar. BOP Paud telah direalisasikan kepada 69 sekolah dengan jumlah Rp1,41 miliar. BOP Kesetaraan telah direalisasikan kepada 17 sekolah dengan jumlah Rp1,63 milliar.

Writer: AjiEditor: Sani

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: