Loka POM Mimika Gunakan 2 Sistem Pengawasan Berstandar - Antar Papua News -
Berita  

Loka POM Mimika Gunakan 2 Sistem Pengawasan Berstandar

Kepala Badan Loka POM Kabupaten Mimika, Lukas Dosonugroho, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/7/2022). (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Mimika menerapkan 2 sistem untuk melakukan pengawasan obat dan makanan di Mimika, yakni pre-market evaluation dan post-market control.

“Penilaian (pre-market evaluation) yang merupakan evaluasi produk sebelum memperoleh nomor izin edar dan akhirnya dapat diproduksi dan diedarkan kepada konsumen. Penilaian dilakukan terpusat, dimaksudkan agar produk yang memiliki izin edar berlaku secara nasional,” ujar Kepala Loka POM Kabupaten Mimika, Lukas Dosonugroho saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/7/2022).

Lukas menjelaskan, sedang sistem pengawasan setelah beredar (post-market control) untuk melihat konsistensi mutu produk, keamanan dan informasi produk yang dilakukan dengan melakukan sampling produk Obat dan Makanan yang beredar, serta pemeriksaan sarana produksi dan distribusi Obat dan Makanan, pemantauan farmakovigilan dan pengawasan label/penandaan dan iklan.

Pengawasan post-market dilakukan secara nasional dan terpadu, konsisten, dan terstandar. Pengawasan ini melibatkan Balai Besar/Balai POM di 33 provinsi dan wilayah yang sulit terjangkau/perbatasan dilakukan oleh Pos Pengawasan Obat dan Makanan (Pos POM).

“Umpamanya prodak ini kami kirim ke Makassar (untuk diuji), nanti hasil ujinya baru dikirim ke kami, kalau aman berarti tidak masalah tapi kalau tidak aman berarti kita akan turun lagi untuk menurunkan produk atau memusnahkan produk tersebut,” kata Lukas.

Lukas menjelaskan, untuk di Mimika pihaknya tidak hanya melakukan pengawasan namun juga pendampingan terhadap para pelaku UMKM untuk memajukan usahanya, terutama dari sisi kualitas, kelayakan serta izin edar produk hasil olahan UMKM tersebut.

“Itu tugas kami yang di bagian ULPK, kami ada tim informasi dan komunikasi, disitulah kita mendampingi UMKM,” kata Lukas.

Sementara itu Lukas mengatakan, selama proses pengawasan dan pendampingan berlangsung. Sejauh ini di Mimika ada sejumlah produk hasil olahan makanan lokal yang ditemui belum memiliki izin edar.

Hal itu juga dibuktikan melalui kegiatan laboratorium keliling yang dilakukan Kantor Loka POM di Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu.

“Jadi kita membeli sampel, kita bisa uji di tempat atau kalau tidak memungkinkan lalu kita bawa ke kantor untuk diuji, itu kita lakukan dan sampai detik ini belum ada temuan untuk produk makanan dengan bahan berbahaya,” ujar Lukas. (Wahyu)

Penulis: WahyuEditor: Sani
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d blogger menyukai ini: