Lakukan Tera Ulang, Disperindag Serahkan Timbangan Kepada Pedagang

banner
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Michael Gomar saat sedang sidang tera ulang, di Kompleks Pasar Sentral, Jl Hasanuddin, Selasa (3/11)

Timika, antarpapuanews.com – Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika melakukan sidang tera atau tera ulang terhadap alat ukur takar, timbangan dan perlengkapannya (UTTP) tahun 2020 kepada para pedagang ataupun usaha yang ada di kabupaten Mimika.

Disperindag menyerahkan bantuan timbangan kepada pedagang mama-mama Papua khususnya Amungme Kamoro yang diserahkan secara simbolis. Selain itu Disperindag juga menyerahkan sertifikat tanki ukur kepada PT Elnusa Peteofine selaku pemasok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Mimika.

Kepala Disperindag Mimika Michael Gomar saat ditemui usai membuka kegiatan tera ulang mengatakan bahwa tera ulang tersebut dilakukan oleh Disperindag kepada seluruh pedagang atau pengusaha yang menggunakan obyek tera. Antara lain perusahaan cargo, pengiriman paket, SPBU dan Pertamina. Kegiatan tera ulang tersebut akan dilaksanakan selama dua minggu.

“Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang kita lakukan untuk mengetahui dan memberikan jaminan hukum kepada para pelanggan atau konsumen ketika konsumen melakukan transaksi dan konsumen tidak dirugikan”, Ungkap kepala Disperindag usai kegiatan yang dilakukan di gedung A Pasar sentral, Selasa (3/11).

Michael menjelaskan bahwa bantuan timbangan tersebut diberikan dengan harapan mama-mama dapat menjual dagangannya dengan menggunakan timbangan tersebut dan tidak lagi menggunakan cara tumpukan seperti yang ada.

“Kita serahkan sebanyak 20 timbangan kemudian juga melakukan pendampingan kepada mama-mama Papua untuk penggunaan alat timbang tersebut”, ungkapnya.

Michael mengungkapkan kegiatan tera ulang tersebut sesuai undang-undang yang berlaku adalah adalah pelaksanaan kegiatan yang memberikan manfaat kepada kepentingan umum pelayanan publik, yakni memberikan kepastian hukum kepada pedagang atau usaha yang menggunakan UTTP dan juga kepastian kepada konsumen.

Lanjutnya, melakukan keabsahan legalitas kebenaran dari seluruh UTTP kepada para pedagang yang sudah menggunakan maupun yang belum merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah.

Michael menambahkan bahwa pihaknya berharap kepada pengguna obyek tera baik yang berada di pasar sentral maupun di luar untuk peran sertanya dan menjalin kerja sama yang baik dengan petugas tera.

“Mohon kerja sama dan dukungannya dari para pedagang dan pengguna obyek tera”, ujarnya. (Eye)

Tinggalkan Pesan Anda