fbpx

Kunjungi Kokonao, Wabup Banyak Dengar Keluhan di Puskesmas Kokonao

Timika, antarpapuanews.com – Berkunjung ke Puskesmas Kokonao, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mendapatkan beberapa keluhan dari pihak pengelola Puskesmas dan tenaga kesehatan.

Keluhan tersebut berupa listrik, Tenaga Kesehatan yang belum memiliki SK Honor, Air Bersih dan rumah tinggal Tenaga Kesehatan yang dinilai kurang memadai.

Menjawab hal tersebut John mengatakan khusus permasalahan listrik sudah terselesaikan dengan adanya program listrik desa yang baru saja diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika yang diwakili olehnya bersama dengan PLN UP3 Mimika.

Lanjutnya, pihak Puskesmas hanya tinggal melakukan koordinasi dengan PLN untuk penyambungan listrik, sehingga pelayanan di Puskesmas dapat lebih baik dan prima.

“Nanti Puskesmas tinggal mengajukan penyambungan listrik kepada PLN entah melalui Dinas Kesehatan atau seperti apa langkahnya, karena meskipun ada genset, genset itu hanya dipakai pada saat ada pasien menginap saja, selain itu tidak digunakan,” ujarnya saat ditemui di Puskesmas Kokonao, usai meresmikan program listrik masuk desa, Senin (30/11).

Durasi pelayanan Puskesmas sendiri menurut John dilaksanakan selama 24 jam, oleh karena itu listrik sangatlah diperlukan dalam membantun pelayanan kesehatan masyarakat.

“Beberapa kali saya lewat di sini itu gelap,” ujarnya.

Sementara terkait dengan permasalahan tenaga kesehatan yang SK honornya tidak jelas, John mengaku satu tahun yang lalu Pemerintah Kabupaten telah melakukan pendataan terkait dengan tenaga kesehatan tersebut.

“Buat tenaga kesehatan, setelah pendataan kita setahun lalu akan diusahakan untuk ada SK honor, kemudian langkah selanjutnya kita akan melihat seperti apa,” ungkapnya.

John juga menanggapi keluhan terkait dengan rumah tinggal, pihaknya akan coba membantu agar para tenaga kesehatan nyaman tinggal dan bertugas di Kokonao.

Menanggapi keluhan terkait dengan air bersih di Kokonao, John mengaku program air bersih adalah program prioritas Bupati dan Wakil Bupati, karena sudah beberapa kali Pemkab dan Provinsi membangun saluran air bersih tetapi belum maksimal.

Pihak Pemkab pun kata John telah melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian, dan nantinya program akan ditangani oleh Balai Sungai Merauke.

“Kemarin saya sudah sampaikan soal air bersih ini kepada Wakil Menteri PUPR, untuk dicrosscheck melalui Balai Sungai Merauke. Nanti kita lihat kedepannya bagaimana progresnya,” pungkasnya. (Eye)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: