Kemenpora: Mimika Siap Gelar PON XX

banner

Timika, APN – Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali menegaskan jika Mimika siap menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Oktober mendatang.

Suasana Konferensi Pers Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali di Kantor Sub PB PON XX Mimika

Zainuddin mengatakan sudah melihat langsung kesiapan dari Mimika, khususnya pekerjaan fisik baik venue dan penginapan yang sudah 100 persen.

“Kami sudah diberikan informasi dan saksikan langsung bahwa pekerjaan fisik untuk klaster Mimika sudah selesai 100 persen dan baik venue dan penginapan saya berharap tinggal pak bupati dan pengurus Sub PB PON XX Klaster Mimika menyiapkan sumber daya (relawan) untuk mengelola sebab di Mimika ini ada 9 cabor dengan 11 disiplin yang akan bertanding,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Sub PB PON XX Mimika, Sabtu (28/8/2021).

Seluruh ketua bidang dalam Sub PB PON XX Mimika diharapkan dapat menunjukan kinerjannya karena pelaksanaan PON XX yang semakin dekat. Selain itu, karena Mimika telah diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah.

“Kinerja itu menyangkut penilaian masyarakat dari luar Papua terhadap Mimika dan Papua pada umumnya, sehingga kita harus berikan kesan baik, karena masyarakat hanya tau di Mimika itu ada Freeport, jadi kita harus berikan kesan yang lain, kepada semua yang datang ke Mimika,” ujarnya.

Jika pelayanan atau kesan tersebut tercipta kata Menpora maka semakin membuktikan jika Mimika mampu menggelar perhelatan nasional.

Dikesempatan yang sama Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan semua venue sudah mencapai 100 persen dan tidak ada kendala yang dihadapi selama pembangunan.

” Semua aman (pembangunan) dan tidak ada kendala, peralatan dan perlengkapan pun sedang dikirim juga tapi yang kami tunggu-tunggu itu yah tidak lain uang trasportasi, konsumsi dan akomodasi, kewenangan itu sebenarnya sudah dilimpahkan ke kami tapi fisiknya belum sampai,” katanya.

Menurut Bupati, suksesnya penyelenggaraan PON XX akan menjadi tolak ukur Mimika menjadi ibu kota, Provinsi Papua tengah jika dilakukan pemekaran. (Aji)

Tinggalkan Pesan Anda