fbpx

HUT ke 82 Pengkabaran Injil Pegunungan Tengah Papua Dirayakan Dengan Ibadah Syukur

Timika, APN – Dalam rangka merayakan HUT ke 82 Pengkabaran Injil Pegunungan Tengah Papua, Sinode Gereja Kemah Injil Kingmi, melaksanakan kegiatan Ibadah syukur yang digelar di Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, Jl Elang, Mile 32, Rabu (13/1).

Ketua Sinode Gereja Kemah Injil Kingmi yang diwakili oleh Ketua Koordinator Puncak Selatan Pendeta Nikolaus Mom mengatakan terima kasih kepada Bupati karena sudah membangun Gereja Kingmi yang megah dan mewah.

Ia juga berterima kasih kepada Bupati yang telah hadir dalam HUT Pengkabaran Injil Pegunungan Tengah Papua ke 82 Tahun.

Dalam penyampaiannya Ia berpesan agar setiap jemaat bisa menjaga diri, anak, keluarga, iman, gereja serta dapat menjaga Mimika dan tanah Papua.

Foto: Fachruddin Aji (Suasana Ibadah Syukur Peringatan Pengkabaran Injil Pegunungan Tengah Papua ke 82 Tahun)

Kita bisa jual tanah, sungai, hutan, tetapi kita tidak boleh jual Yesus dan Injil tanah Papua ini. Karena itu adalah harga diri kita,” tegasnya.

Selanjutnya, kata Nikolaus, Pemimpin dan Pejabat saat ini adalah anak-anak Papua, mereka saat kecil dididik dan bersekolah dengan baik. Maka dari itu Ia meminta kepada jemaat untuk menjaga anak-anak dan keluarga.

Anak-anak itu masa depan Papua dan gereja. Kita harus jaga mereka baik-baik,” tukasnya.

Pendeta menekankan agar selalu menjaga kebudayaan asli Papua, karena hal itu merupakan hadiah dan anugerah yang diberikan Tuhan.

Kita harus jaga baik-baik bahasa asli, anak-anak juga kasih makan, makanan tradisional kita seperti umbi dengan petatas. Jangan sampai kita kehilangan itu,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng mengatakan semua jemaat harus bersyukur karena semua ada karena Tuhan dan Injil.

Sungguh Tuhan adalah kasih, dan Tuhan adalah yang menciptakan kita, tanpa Tuhan saya tidak ada, kita semua tidak ada,” ujarnya.

Ia menambahkan nikmat Tuhan sangatlah besar, dan Gereja yang dibangun (Kingmi 32) kata Bupati, tidak artinya di mata Tuhan.

Nikmat Tuhan itu kekayaan alam yang Papua termasuk Mimika ini punya. Namun sayang sekali kekayaan itu dicuri dari kita. Jadi yang kita punya ini hanya 0,00001 dari hasil itu,” tegasnya.

Dirinya juga mengaku perjuangannya membangun Gereja Kingmi penuh dengan rintangan bahkan hingga Dirinya difitnah telah melakukan korupsi karena 4 tahun belum selesai.

Acara peringatan tersebut dibuka dengan pertunjukan drama sejarah Injil masuk Papua yang diperankan oleh pemuda gereja klasis, dilanjutkan dengan ibadah syukur dan diakhiri dengan bakar batu serta ramah tamah semua tamu juga jemaat yang hadir dalam peringatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan peringatan tersebut adalah Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Ketua DPRD Mimika Robby K Omaleng, Ketua FKUB Ignasius Adi beserta ribuan jemaat klasis. (Aji-cr01)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: