Harga Gas LPG di Mimika Naik Lagi Jadi Rp 355 Ribu - Antar Papua News -

Harga Gas LPG di Mimika Naik Lagi Jadi Rp 355 Ribu

Aktivitas bongkar muat di gudang PT Indimatam Nusantara, Jl. Yos Sudarso, Mimika Papua. Sabtu (16/7/2022). (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Harga gas LPG kembali naik di Mimika setelah PT Pertamina Persero kembali menaikkan harga LPG Nonsubsidi per 10 Juli 2022 dengan alasan perusahan menyesuaikan dengan harga minyak dan gas dunia.

Di Kabupaten Mimika, gas LPG 12 kg harga awal berada di kisaran Rp.330.000 kini naik menjadi Rp.345.000 untuk harga outlet, sementara untuk harga eceran kini naik menjadi Rp.355.000. Harga ini disesuaikan suplayer dari harga yang ditetapkan oleh PT Pertamina (Persero) ditambah biaya pengiriman.

“Kita sih selisihnya kenaikan itu yang kita tambahkan di harga ini, bukan dari kemarin sebelumnya mungkin karena harga ekspedisi tapi ini memang dari Pertamina,” ujar Diana, admin PT Mitra Indimatam Nusantara, kepada antarpapuanews.com, saat ditemui di ruang kerjanya. Sabtu (16/7/2022).

Diana menjelaskan, kenaikan harga gas LPG tersebut sudah mulai diterapkan PT Mitra Indimatam Nusantara mulai hari ini, Sabtu 16 Juli 2022.

Untuk stok tabung gas yang masih tersedia di PT Mitra Indimatam Nusantara kata dia, masih terdapat sebanyak 5000 sampai 8000 tabung gas ukuran 50 kg, 12 kg dan 5,5 kg merek Brightgas. Jumlah yang tersedia ini diperkirakan cukup hingga satu bulan kedepan.

Selain PT Mitra Indimatam Nusantara, salahsatu suplayer gas elpiji lainnya, PT Musdalifa Karya Mandiri juga bakal menaikkan harga dengan tarif yang sama. Harga tersebut merupakan kesepakatan antar kedua suplayer agar punya keseragaman harga.

PT Musdalifa Karya Mandiri berencana baru akan menaikkan harga pada hari Senin, 18 Juli 2022.

“Kita harus infokan dulu ke pelanggan karena kalau tiba-tiba dikasih naik repot juga nantinya,” kata Nerwing, admin PT Musdalifa Karya Mandiri.

Kata Nerwing, stok tabung gas yang masih tersedia di gudang PT Musdalifa Karya Mandiri saat ini masih cukup untuk beberapa waktu kedepan dan sedang dibongkar sebanyak 2064 tabung gas elpiji dari 4 kontainer.

Terkait kenaikan harga tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Mimika Petrus Paliamba saat dikonfirmasi APN, Sabtu (16/7/2022) mengatakan, kenaikan harga gas LPG disebabkan oleh kenaikan dari PT Pertamina (Persero) pusat.

Naiknya harga gas LPG tersebut juga sudah diantisipasi oleh Disperindag Kabupaten Mimika. Hal itu menjadi dasar kontrol Dinas Perindustrian dan Perdagangan saat pengawasan di lapangan.

“Setiap saat kami juga selalu koordinasi dengan pihak distributor LPG bila terjadi kenaikan harga untuk menekankan kepada para outletnya menyampaikan batasan harga tertinggi dalam penjualan LPG,” ujar Petrus melalui pesan singkatnya.

Penulis: WahyuEditor: Sani
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d blogger menyukai ini: