Umum  

Gelar Salat Idul Fitri, Masjid Baiturahim Kuala Kencana Terapkan Prokes Ketat

banner

Timika, APN – Protokol kesehatan ketat diterapkan Masjid Baiturahim Kuala Kencana, hal tersebut terlihat di mana jamaah dibatasi sebanyak 300 Jamaah khusus warga, karyawan beserta keluargannya yang tinggal di sekitar Kuala kencana.

Ketua Panitia Pelaksanaan Salat Id sekaligus Ketua Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) Low Land PT Freeport Indonesia Muhammad Isnadi menjelaskan bagi jamaah yang ingin mengikuti salat Id diharuskan terlebih dahulu mendownload aplikasi khusus guna pendataan jamaah.

Setelah melakukan pendaftaran jamaah pun diminta melakukan scan QR code sebelum masuk ke area pelaksanaan Salat Id. Jamaah pun diwajibkan untuk menggunakan masker, cek suhu, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penularan virus covid-19.

Suasana salat Id di Masjid Baiturahim Kuala Kencana, Kamis (13/5/2021)

“Jadi semua sudah kami (YMM) siapkan, scan QR code itu untuk dapat nomer shaf, tanpa scan tidak bisa, karena shaf sudah ditentukan jumlah dan jaraknya juga sudah diatur, Jamaah juga diwajibkan wudhu dari rumah,” ujarnya saat menyampaikan sambutan, Kamis (13/5/2021).

Lanjutnya, zakat fitrah yang telah terkumpul sebesar 216 juta dari 5.539 Muzaki, zakat amal, dan profesi sebesar 328 juta, infaq dan shodaqoh 96 juta, Fidyah 62 juta dengan total 694 juta.

Pendistrirbusian zakat pun telah dilakukan kepada 2.349 jiwa dan 636 kepala keluarga  pada Minggu 9 Mei 2021.

“Kami mendistribukan zakat fidyah dan fitrah kepada area Timika dan sekitarnya sebesar 215 juta. Kami juga menyalurkan zakat fitrah ke daerah luar Papua maupun di dalam Papua sebesar 53 juta,” jelasnya.

Ia menambahkan, salat Id di Area Lowland dilaksanakan di empat area pertama Masjid Baiturahim Kuala Kencana, Masjid Anni’mah Mile 38 dan 39, Masjid Al-istiqamah Base Camp, Masjid Al-Ikhlas Portsite.

Selaku khatib dan Imam KH Khairul Muttaqin LC Al Hafiszh dalam ceramahnya berpesan agar jamaah selalu melakukan introspeksi diri sehingga hikmah Ramadan yang telah berlalu tidak dilupakan.

“Pada saat berpuasa kemarin kita sudah bersama-sama menahan lapar, kini dengan datangnya Idul Fitri mari kita sambut gembira dengan berbagi kepada sesama kita, karena itu adalah berkah yang diberikan oleh Allah,” tegasnya.

Ia menambahkan agar jamaah tidak melupakan ibadah yang telah dilakukan selama Ramadan.

“Setelah Ramadan jangan lupa juga ibadahnya, yang kemarin membaca Al-Qur’an dan salat malam harus terus dilaksanakan,” tutupnya. (Aji-cr01)


Tinggalkan Pesan Anda