fbpx

Gara-Gara Ekonomi Keluarga, Nyawa Suri Dalle Melayang Ditangan Suami

Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Harydika Eka Anwar pada jumpa pers di Polres Pelayanan Mimika, Rabu (11/5/2022). (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Gara-gara masalah ekonomi keluarga, membuat nyawa Suri Dalle (30) melayang ditangan suaminya sendiri, ATT (36). Korban ditikam sang suami dengan pisau hingga akhirnya nyawanya tak tertolong. Cek cok suami istri yang berujung kasus pembunuhan itu terjadi di kediaman mereka Jl Cenderawasih, SP 2, Selasa (10/5/2022).

Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Harydika Eka Anwar pada jumpa pers di Polres Pelayanan Mimika, Rabu (11/5/2022) mengungkapkan kronologisnya. Pada, Senin (9/5/2022), sekira pukul 17.00 WIT, korban memarahi sang suami lantaran tuntutan ekonomi.

“Korban marah-marah kepada pelaku karena uang yang dikasih kurang, kemudian pelaku menenangkan korban dengan mengatakan akan berusaha mencari lagi,” terang Iptu Bertu.

Bertu mengatakan, kemarahan korban tidak ujung reda. Bahkan pada Selasa (10/5/2022) pagi saat bagun tidur sekira pukul 05.00 WIT, korban kembali marah-marah. Pelaku pun terbangun dalam keadaan emosi dan memukul lengan kiri korban. Pukulan pelaku dibalas korban hingga akhirnya pelaku bangun dan mengambil pisau dalam lemari.

“Korban sempat bertanya kepada pelaku mengapa ia mengambil pisau, namun pelaku tetap membawa pisau lalu duduk dan mencoba menenangkan korban dengan memintanya untuk berhenti marah-marah,” ujar Bertu.

Meskipun pelaku masih membawa pisau, emosi korban tetap tak terbendung. Hingga akhirnya pelaku menikamkan pisau ke perut korban. Usai ditusuk pelaku, korban sempat meminta pelaku untuk tidak melanjutkan aksinya.

Beberapa saat kemudian korban tidak sadarkan diri. Korban sempat akan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis namun akhirnya nyawa korban tidak tertolong.

“Jadi, saat kita sampai di TKP, kita kira korban sudah meninggal dunia, ternyata masih ada nafasnya. Kita bawa ke rumah sakit namun yang bersangkutan tidak tertolong lagi,” kata Bertu.

“Berdasarkan laporan tersebut kita telah melakukan langkah-langkah mengolah TKP kemudian melakukan visum mayat dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di TKP,” sambungnya.

Bertu pengatakan, permasalahan ekonomi diperkuat dengan keterangan saksi yang sempat mendengar adu mulut antara korban dengan pelaku.

“Saksinya itu ada orang di sekitar rumah tetangganya yang mendengar itu sehingga datang dan menghubungi kita anggota kepolisian,” tambahnya.

Sementara itu, korban dan pelaku diketahui memiliki seorang anak perempuan yang masih balita. Anak tersebut akan dirawat oleh kerukunan asal daerahnya yang berada di Timika.

Kini, pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus penganiayaan KDRT yang merenggut nyawa istrinya tersebut dan telah ditahan di rumah tahanan (rutan) Polres Mimika, Mile 32.

Writer: WahyuEditor: Sani

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: