Fasilitas Terbatas Jadi Keluhan Guru SD Inpres 1 Kwamki Narama - Antar Papua News -
Berita  

Fasilitas Terbatas Jadi Keluhan Guru SD Inpres 1 Kwamki Narama

Salah satu rumah Guru yang dipakai untuk belajar mengajar, di SD 1 Inpres Kwamki Narama tanpa ada Bangku dan Meja. (Foto : Anis/APN)

Timika, APN – Terbatasnya fasilitas menjadi keluhan Guru – Guru SD Inpres 1 Kwamki Narama kepada rombongan Komisi C DPRD Mimika.

Hal tersebut disampaikan para guru saat ketua dan anggota Komisi C melakukan kunjungan Kerja (Kunker) atau pengawasan yang berlangsung di SD 1 Inpres Kwamki Narama, Distrik Kwamki Narama, Rabu (3/8/2022).

Menanggapi keluhan – keluhan tersebut, Ketua Komisi C, Aloysius Paerong mengatakan keluhan akan sampaikan kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan.

“Keluhan – keluhan itu berupa, kekurangan ruang kelas, Meja, Kursi untuk anak – anak sekolah, sehingga ada anak – anak yang duduk di lantai sambil belajar karena terbatasnya kursi meja, buku panduan, dan pagar pengaman sekolah, dan rumah guru,” ucapnya.

Anggota Komisi C Lainnya, Den B Hagabal mengatakan sekolah rencananya akan dibangun dua lantai.

“Kita sudah bicara terus kepada Dinas Pendidikan untuk dibangun satu kali, jangan dibangun pertahap. SD 1 Inpres Kwamki Narama ini merupakan sekolah induk di Kwamki Narama yang sudah banyak mencetak pejabat – pejabat dari sini, jadi ini tidak boleh di lihat sebelah mata saja, tapi harus dibangun,” ujar Den B. Hagabal.

Kemudian, Mariunus Tandiseno mengatakan jika sekolah sudah dibangun, maka pagar sebagai pengaman sekolah harus menjadi prioritas beritkut.

Kemudian Elminus B Mom menegaskan Mimika bisa menjadi seperti sekarang ini karena peran dari Kwamki Narama.

“manusia yang ada di Mimika ini karena ada Kwamki Narama, baru Mimika bisa jadi maju dari segala aspek,maka SD ini harus diperhatikan, baik dari infrastrukturnya maupun kualitasnya, karena banyak pejabat, jebolan dari SD I Inpres Kwamki Narama,” tegasnya

Anggota komisi C berikutnya Saleh Alhamid menyoroti soal kekurangan ruang kelas, kursi Meja, sehingga anak – anak terpaksa duduk rumah guru, dilantai sambil menerima pelajaran.

Anggota Komisi C lainnya Leonardus Kocu menyampaikan kedatangan DPRD untuk mendengar dan melihat kekurangan – kekurangan yang ada di SD Inpres 1 Kwamki Narama.

“Tokoh masyarakat harus membuat pernyataan agar tidak mengganggu sekolah lagi.

Kemudian, Wakil Ketua Komisi C, Novian Kulla menegaskan, agar sekolah harus dibangun seperti sekolah lainnya.

“Sekolah lain yang fasilitas pembanguannya sangat memadai, tetapi di Kwamki Narama ini seperti ada diskriminasi terhadap pendidikan, sehingga tidak diperhatikan,” tegasnya.

Kemudian, Kepala sekolah SD 1 Inpres Kwamki Narama, Salomina Ruim Anum, melalui salah satu satf Gurunya menyampaikan momen kunjungan DPRD adalah yang mereka tunggu.

“Momen ini yang kami tunggu, semoga apa yang menjadi keluhan kami ini dapat diperjuangkan oleh wakil – wakil Rakyat. Banyak fasilitas yang kami butuhkan, seperti pembangunan sekolah,buku panduan, dan pagar pengaman sekolah, dan rumah guru, dan kursi meja yang sangat berkurang, sehingga murid terpaksa duduk lantai untuk menerima pelajaran,” tutupnya.

Penulis: AnisEditor: Aji
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d blogger menyukai ini: