fbpx

DPMPTSP Mimika Lakukan Sosialisasi Izin Usaha

Timika, APN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika melakukan sosialisasi kepada perusahaan maupun pengusaha yang belum memiliki izin lengkap.

Suasana Sosialisasi Izin kepada Pengusaha dan Perwakilan perusahaan di Kantor DPMPTSP Mimika, Selasa (7/9/2021).

Kepala DPMPTSP Mimika, Willem Naa mengatakan diundangnya pengusaha maupun perwakilan perusahaan bertujuan agar bagi pengusaha yang memiliki kantor di luar Mimika, agar membuat kantor di wilayah Mimika.

“Selama ini kami turun ke lapangan semua pelaku usaha yang punya kantor di jakarta, usahanya disini, KTPnya di Jakarta usahanya disini, terus pajaknya disana, padahal usahanya disini, nah Ini yang kami undang,” ujarnya usai mengikuti sosialisasi di Kantor Pusat Pemerintahan, Selasa (07/09/2021).

Selain pengusaha yang berkantor di Jakarta pihaknya juga mengundang pengusaha di Mimika yang belum memiliki ijin lengkap.

“Kami undang untuk menanyakan kepada mereka kenapa tidak lengkapi perijinan, sampai tidak memiliki ijin,” ujarnya.

Lanjutnya usai dilakukan pertemuan tersebut, menurut Wilem ada beberapa pengusaha yang masih terkendala pengurusan seperti Izin Lingkungan, IMB dan tata ruang, serta izin lainnya.

“Pertemuan ini juga biar kami bisa melihat kesulitan mereka dan kendala, sehingga kami segera untuk mempercepat bantu,” tututnya.

Ditemukan juga dalam pertemuan tersebut banyak pengusaha yang hadir belum melakukan reagistrasi atau pendaftaran dalam Online Single Submission (OSS), diharapkan usai pertemuan tersebut, pengusaha segera melakukan pendaftaran.

“Kami memberikan penjelasan kepada mereka sehingga mereka harus segera mendataftar OSS, kalau mereka belum memahami dan belum tahu segera berkoordinasi ke kita, supaya kita memberikan penjelasan prosedur bagaimana supaya mereka terdaftar,” jelasnya.

Willem mengaku pihaknya jengah dengan alasan dari perusahaa  yang mengatakan data-data perusahaan ada di Jakarta saat dilakukan pengecekan di lapangan.

“Kadang kami cek mereka bilang tunggu kami telfon ke kantor dulu untuk data, Itu yang kami sudah jelaskan kepada mereka, kalau sampai begini kami akan blokir semua, karena usahanya disini pajaknya di sana,” Imbuhnya.

Menurut Wilem tidak boleh perusahaan yang membayar pajak di daerah sementara ia beroperasi di Mimika.

“Padahal bayarnya disana (luar Mimika) pajak, bukan di Timika sini, jadi itu tidak boleh, langkah penertibannya, kami minta kantornya harus ada di Timika sini. Sehingga pajak juga harus bayar disini,” tegasnya. (Aji)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: