fbpx

DPMPTSP Gelar Sosialisasi Kebijakan SLF

Timika, APN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan sosialisasi peraturan atau kebijakan terkait Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan gedung bagi pelaku usaha yang dilaksanakan di salah satu hotel yang terletak di Jalan Cenderawasih, Senin (28/6).

Mewakili Bupati Mimika Asisten I Bidang Pemerintahan, Yulianus Sasarari mengatakan pelaksanaan penanaman modal merupakan upaya mengevaluasi kegiatan penanaman modal yaitu dengan melakukan pemantauan, pembinaan dan pengawasan agar pelaksanaan kegiatan pananaman modal sesuai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang dimiliki investor atau penanam modal, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang diatur dalam Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2020 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal.

Lanjutnya, dalam pelaksananan UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang penanaman modal dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik, telah menata kembali sistem pelayanan yang dilakukan, terutama pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Suasana kegiatan Sosialisasi SLF DPMPTSP Mimika

“Pelayanan PTSP pada Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah disempurnakan menjadi lebih efisien, melayani dan modern. Sehingga masyarakat tidak selalu harus datang ke Dinas PMPTSP untuk mengurus izin usahanya, cukup dirumah saja, izin sudah bisa diterbitkan, terutama usaha mikro Pemerintah Pusat berupaya semaksimal mungkin dengan menyederhanakan perizinan yang ada sampai ke daerah dalam rangka memberikan kemudahan kepada pelaku usaha,” katanya.

Tujuan terobosan dan inovasi Pemerintah untuk memberi kemudahan pada masyarakat dalam melaksanakan pelayanan publik, merupakan langkah maju dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui investasi, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Khusus bagi UMKM, Pemerintah sangat konsen dengan memperbaiki beberapa persyaratan yang lebih disederhanakan, agar UMKM mendapatkan banyak kemudahan.

Sementara itu, Willem Naa, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengatakan kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan penjelasan serta kelengkapan persyaratan perizinan bagi pelaku usaha. Tentunya, hal ini bertujuan supaya ada penerimaan untuk daerah.

“Legalitas dari pada perusahaan atau pelaku usaha itu segera didaftar secara online sehingga mudah dikendalikan, diawasi, diatur sehingga semuanya berjalan sesuai dengan aturan,” kata Willem.

Menurutnya, ada perusahaan yang sudah mendaftar secara online dan ada juga yang manual.

“Sosialisasi ini dilakukan secara terbatas mengingat pandemi Covid-19 sehingga kita batasi. Jadi, nanti akan dilakukan tahap kedua,” ujarnya.

Willem menambahkan jika pihaknya juga sudah membentuk tim teknis untuk melaksanakan pengawasan sesuai dengan Peraturan Nomor 6 tahun 2020.

Hal tersebut karena masih banyak (kantor atau pelaku usaha) yang belum mengurus izin.

“Kami harapkan melalui sosialisasi ini, nantinya semua masyarakat harus menyadari dan melengkapi izin-izin apabila membangun,” tutupnya. (Aji-cr01)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: