fbpx

Dinas Pertanian Anggarkan Dana 1 Miliar untuk Beli Hasil Tani

Ilustrasi

Timika, APN – Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultural dan Perkebunan Mimika menggangarkan 1 Miliar lebih untuk membeli hasil perkebunan atau pertanian milik Orang Asli Papua (OAP).

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultural dan Perkebunan Alice I Wanma mengatakan program tersebut dilakukan dengan membeli hasil pertanian atau perkebunan yang tidak laku dipasaran untuk membantu menghabiskan hasil dari petani.

“Kadang kan petani ini jual hasilnya ke Pasar tetapi kan kadang ada yang orang beli habis kadang ada juga yang mereka bawa pulang, bahkan ada yang tidak laku sama sekali, itu yang kami pikirkan sehingga program ini untuk masyarakat, jadi kita beli hasil kebun mereka ditempat (dikebun masing-masing),” paparnya saat ditemui wartawan di ruangannya, Kamis (3/5/2022).

Alice melanjutkan pihaknya berharap dengan pembelian yang dilakukan petani dapat memanfaatkan uang hasil penjualan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami membelinya sesuai dengan harga pasar, harganya juga beda-beda antar petani contohnya di Mapurjaya dengan Sp5 itu beda, tapi bedanya tidak seberapa, nanti kami beli kemudian kami jual lebih murah atau subsidi kepada masyarakat, seumpama kita beli 100 ribu kita jual 50, 30, kita lihat dari kualitas hasil kebun,” ungkapnya.

Hasil dari penjualan dari Dinas Pertanian disetorkan kepada kas daerah sebagai salah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Hasilnya kita setorkan ke kas daerah, kemarin itu sekitar 100 juta lebih, kemudian dana yang kita anggarkan tahun lalu itu 2 Miliar lebih, tahun 2022 ini sekitar 1 Miliar lebih,” ujarnya.

Ditanya soal teknis program pembelian hasil kebun tersebut Alice mengatakan program dilaksanakan berdasarkan laporan hasil panen yang diberikan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“Itu tergantung hasil panen jadi mereka (petani) ini kan kalau panen bilang ke PPLnya, nanti PPL yang berikan laporan kepada kami, nanti kami kesana,” katanya.

Kemudian untuk tahun 2022 menurut Alice program yang sama juga akan dilaksanakan namun masih menunggu penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Respon petani itu sangat senang, mereka banhkan tanya kapan program yang sama dilaksanakan kembali, mereka sangat berterima kasih karena kadang mereka bawa ke pasar tidak laku, ini pemerintah datang langsung buat beli,” ucapnya.

Alice juga menyampaikan selain membeli hasil panen Dinas pertanian juga memberikan bantuan berupa keranjang untuk hasil panen dan pupuk organik cair kepada petani.

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d bloggers like this: