fbpx

Dinas Koperasi Imbau Agar Koperasi di Mimika Segera Lakukan RAT

Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi Mimika, Karel Womsiwor

Timika, APN – Dinas Koperasi Kabupaten Mimika mengimbau agar semua koperasi di Mimika segera melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Bidang Kelembagaan dan Pengawasan, Dinas Koperasi Kabupaten Mimika, Karel Womsiwor mengatakan RAT adalah kegiatan rutin tahunan yang wajib dilakukan oleh koperasi untuk mempertanggungjawabkan kegiatan-kegiatan usaha selama satu tahun kepada para anggota.

“Jadi program yang sudah atau belum dapat dievaluasi kembali untuk kemajuan koperasi,” katanya saat ditemui wartawan di Kantor Dinas Koperasi Mimika, Kamis (25/2/2022).

Karel melanjutkan berdasarkan data ada 215 koperasi di Mimika, jumlah tersebut menurun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Kalau tahun ini 215 kalau beberapa tahun lalu itu sampai 300-an lebih koperasi, itu pun ada yang aktif dan tidak aktif,” ungkapnya.

Koperasi dinilai aktif kata Karel apabila terus melakukan RAT, namun jika dalam jangka waktu 2-3 Tahun koperasi tersebut tidak melakukan RAT maka dianggap tidak aktif.

“Kalau menurut aturan Kementerian Koperasi yang tidak aktif itu tidak melakukan RAT dalam jangka waktu 2-3 tahun maka akan dibubarkan. Tapi kami di Mimika ini lebih dilakukan pembinaan, mungkin ada kendala-kendala” paparnya.

Karel juga menyampaikan dalam pelaksanaan RAT Dinas Koperasi Mimika juga akan turut hadir sebagai pembina.

“Hasil laporan itu perlu ditandatangani pejabat dinas untuk pengesahan dokumen hasil RAT, koperasi yang menggelar di Mimika ini juga menyurat kepada kami,” ucapnya.

Ditanya soal tenggat RAT Karel menjelaskan jika batas penyampaian RAT dibagi menjadi dua yakni setiap tiga bulan untuk koperasi Primer, kemudian setiap enam bulan untuk koperasi sekunder.

Jumlah koperasi yang telah melakukan RAT sejauh ini dari 215 yang terdata oleh Diskop hanya 5 yang telah memberikan laporan.

“Kami sudah berikan pemberitahuan untuk RAT, dan sudah lima yang melakukan itu di Kodim, Brimob, Lanal, Lanud dan Caritas, dan kita masih menunggu surat pemberitahuan masuk dari koperasi lain untuk melakukan RAT,” jelasnya.

Karel juga menyampaikan kendala yang dialami adalah koperasi tidak berjalan dengan efektif.

“Mereka (Koperasi) mengatakan apa yang mau dilaporkan ke anggota? (karena koperasi tak berjalan efektif) namun kita tetap lakukan imbauan terus agar koperasi yang belum itu bisa melakukan RAT,” tutupnya.

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: