Baru Menikah 6 Bulan, Ditinggal Istri Kabur, Wahyu Gantung Diri - Antar Papua News -

Baru Menikah 6 Bulan, Ditinggal Istri Kabur, Wahyu Gantung Diri

Pihak kepolisian saat olah TKP di Jalan Yos Sudarso depan Kantor Koramil 1710-02/Timika, Sabtu (23/7/2022). (Foto: Istimewa)

Timika, APN – Diduga masalah keluarga, seorang suami inisial WIH alias Wahyu (28) warga Jalan Yos Sudarso Timika, memilih gantung diri setelah tahu istrinya kabur meninggalkannya ke Jawa.

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra melalui Kasat Reskrim, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar mengatakan, kejadian terjadi di tempat usaha Bengkel Las Wijaya yang berada di jalan Jalan Wanane depan Koramil Timika, pada Sabtu (23/7/2022) sekira pukul 07.00 Wit.

“Awalnya saksi 1 adik korban bernama Andry dibangunkan saksi 2 ibu korban bernama Suamrni mengecek di luar rumah sepertinya ada orang,” kata Bertu, Sabtu (23/7/2022) saat dihubungi melalui Whatsapp.

Kemudian saksi 1 keluar rumah mengecek, setelah saksi 1 tiba di luar rumah ia melihat korban sudah gantung diri di depan rumah.

Setelah itu ibu korban mendengar suara adik korban berteriak, kemudian saksi keluar dan melihat korban sudah gantung diri di kanopi depan rumah.

“Saksi melihat adik korban langsung menurunkan korban dari kanopi tempat korban gantung diri,” ujar Bertu.

Lanjut Bertu, posisi tali warna biru tergantung di kanopi dengan satu tangga berdiri yang diduga digunakan naik gantung diri.

“Kita simpulkan pada korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga menerima kematian korban dan langsung mengurusi jenazah korban,” ucapnya.

Saat kejadian pihak kepolisian langsung tiba dilokasi yang dipimpin Kepala Unit Binmas Polsek Mimika Baru, Ipda I Made Aribawa. Ia mengatakan, kalau motif korban gantung diri karena masalah keluarga.

“Korban baru berkeluarga, akan tetap istrinya pergi menunggalkan korban pulang ke Jawa,” ungkap Kanit Binmas Polsek Mimika Baru.

Korban diketahui sebagai pengantin baru dan pada Januari 2022 lalu menikah dengan istrinya, dimana pernikahan mereka dilangsungkan secara besar-besaran di kampung halamannya di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

“Setelah melangsungkan pernikahan, korban kemudian membawa istri ke Timika, namun tidak betah sehingga memutuskan pulang ke Jawa kembali,” terangnya.

Lanjut I Made, kabarnya WH menikah karena dijodohkan, setelah nikah datang ke Timika, istri tidak betah dan minta pulang ke Jawa. Korban maupun keluarganya tidak merespon permintaan istrinya pulang karena baru tiba di Timika.

“Istri korban membeli tiket sendiri dan itupun dia tidak mau diantar oleh korban saat ke Bandara. Kepergian istri inilah kemungkinan yang membuat korban malu dan kemudian gantung diri,” terang Ipda I Made.

Penulis: AbiEditor: Sani
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d blogger menyukai ini: