fbpx
Berita  

Banyak ODGJ di Mimika, Dewan Ingin Pemkab Mimika Bangun RSJ

Anggota Komisi C DPRD Mimika, Yulian Solossa. (Foto : Anis/APN)

Timika, APN – Orang – orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mulai bertambah di Mimika cukup meresahkan masyarakat di Kabupaten Mimika, DPRD pun berharap dengan adanya APBD yang besar, Pemerintah Daerah(Pemda) Kabupaten Mimika perlu membangun Rumah sakit Jiwa bertaraf nasional, agar bisa menjadi pusat rehabilitasi bagi ODGJ.

Hal ini disampikan, Anggota Komisi C DPRD Mimika, Yulian Salossa kepada wartawan, saat ditemui di kantor DPRD Mimika, Senin (4/4/2022)

“Dengan terlihatnya orang-orang yang memiliki ODGJ yang ada di sepanjang jalan dengan tidak menggunakan pakaian yang baik, dan tidur di jalan – jalan. Sehingga Pemda Mimika melalui Dinas Sosial perlu memperhatikan mereka, dan harus membangun rumah sakit jiwa,” kata Yulian.

Yulian melanjutkan disemua wilayah Indonesia yang pernah dikunjunginya, rata – rata memiliki rumah sakit jiwa yang dibangun oleh pemerintah daerah.

Sementara di Kabupaten Mimika belum ada rumah sakit jiwa, tetapi orang dengan keadaan ODGJ di Mimika cukup banyak.

Ia berharap, dinas sosial bisa mengajukan kepada Pemda untuk dapat mengakomodir untuk dibangun RSJ.

“Timika ini kan, tidak lama lagi akan menjadi ibu kota Propinsi Papua Tengah, untuk itu kita berharap pemerintah perlu bangun rumah sakit bertaraf nasional yang bagus sehingga dapat menampung ODGJ,” kata Yulian.

Menurut Yulian, pembangunan rumah sakit jiwa dilakukan untuk mengantisipasi hal buruk yang bisa dilakukan oleh ODGJ.

“Saat ini mereka masih kontrol, kalau disaat – saat mereka lagi emosi dan melakukan hal – hal yang kurang bagus terhadap masyarakat yang lain seperti kekerasan atau asusila, ini kita tidak bisa mempersalahkan mereka, jadi memang Timika sudah sewajarnya kita bangun rumah sakit jiwa untuk menampung ODGJ,” tutur Salossa.

Solossa menambahkan soal ODGJ tidak bisa hanya dibiarkan saja berkeliaran di Mimika.

“tidak bisa kita hanya melihat mereka saat keluyurna kesana-kemari, jalan telanjang, ini tidak boleh dibiarkan. Karena mereka juga manusia yang punya harga diri dan lain sebagainya, sehingga perlu dilindungi,” tutupnya. (Anis)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: