fbpx
Berita  

Bantuan Dana Hibah untuk Organisasi Keagamaan Dinilai Belum Rata

Marthinus Walilo. (Foto: Anis/HP)

Timika, APN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, merasa tidak netral atas bantuan Dana Hibah yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Mimika pada Gereja dan Masjid dan organisasi keagamaan tidak merata.

“Kalau mau bantu untuk setiap organisasi keagamaan yang ada di Mimika ini harus merata, seperti Kristen Protestan, Gereja GKI, Kemah Injil, Baptis, Jidi, Pentakosta, GBI, GSJA, dan lain – lain, Agama Katolik, Agama Islam Agama Hindu, dan Budha,” ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD Mimika Marthinus Walilo saat ditemui awak media di ruang rapat Komisi C, Kamis (14/4/2022).

Marthinus melanjutkan jika Pemkab Mimika mempunyai niat baik untuk memberikan bantuan keagamaan, maka harus merata atau tidak boleh hanya agama dan gereja tertentu saja.

“Jadi, kami harap bantuan hibah atau atau bantuan keagamaan itu semua harus merata, yang belum harus dapat bagian juga. Jadi tidak boleh ada yang ditinggalkan,” ujar Walilo.

Pemerintah menurut Marthinus harus membagikan bantuan dengan merata agar hubungan toleransi antar umat beragama tetap terjaga.

“tidak boleh ada rasa iri dan sebagainya, ini bisa memicu dampak sosialnya bisa terjadi. Karena hanya agama ini saja yang dibantu terus yang lain. Karena hanya satu Tuhan yang kita sembah, jadi tidak boleh pilih kasih, kami (DPRD) mendukung atas kebijakan Pemerintah Daerah untuk membantu organisasi keagamaan tersebut, tapi harus netral,” tutup Marthinus.

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: