fbpx

Badan Pengurus PSP Mimika Resmi Dilantik

Penyerahan Pataka oleh Ketua Umum PSP Pusat, Gifli Buinei Kepada Ketua PSP Mimika terpilih, Silas Wopari periode 2022 - 2024, yang disaksikan langsung badan pengurus PSP, Sabtu (19/3/2022) Foto : Anis/APN

Timika, APN – Badan Pengurus Dewan (DPD) Pimpinan Daerah Pemuda Saireri Papua (PSP) Kabupaten Mimika periode 2022 – 2024 resmi dilantik

Ketua PSP Kabupaten Mimika, Silas Wopari dalam sambutannya mengatakan akan ada banyak hal yang dihadapi dan dikerjakan oleh PSP Mimika.

“Untuk itu harapan kami sesuai dengan misi dan visi, kami akan membangun kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Mimika serta bersinergi untuk mendukung program yang dijalankan pemerintah daerah demi kesejahteraan, keamanan, dan kemakmuran bagi masyarakat Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Silas juga mengajak segenap anggota PSP Mimika untuk senantiasa menjaga dan menjadikan lambang kebesaran PSP sebagai harga diri yang akan diperjuangkan, dipertahankan dan ditunjukan kepada publik di Kabupaten Mimika bahwa PSP hadir untuk menjadi berkat dan teladan bagi semua warga yang ada di Kabupaten Mimika.

“Mari, kita tinggalkan ego dan semua hal yang bertentangan dan bertolak belakang dengan kepribadian kita dan kelompok untuk memajukan bersama Pemuda Saireri di kabupaten Mimika,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PSP, Gifli Buinei, menyampaikan PSP adalah organisasi kepemudaan berbasis kultur yang dibentuk pada 17 November 2017.

“Itu berarti kita di dalam Pemuda Saireri Papua, kita sebagai keluarga yang sama dengan kulturnya, yaitu berasal dari Biak, Supiori, Waropen, Yapen, Mamberamo, Nabire pesisir dan seterusnya. Dasar pembentukan ini adalah kita sebagai anak-anak Saireri merasa sepenanggungan bahwa perlu adanya persatuan yang bisa kemudian mengakomodir kita semua dalam wadah Pemudah Saireri Papua,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menerangkan bahwa PSP tidak dibatasi oleh keputusan politik dan tidak dibatasi oleh wilayah administrasi. PSP bernaung di bawah garis keturunan, kekeluargaan, dan kultur.

“PSP masuk di Mimika harus menjadi bagian dari pada orang asli Mimika. dan tidak boleh ada pengotak – ngotakan, itu artinya, “PSP adalah Timika dan Timika adalah PSP” pantang hukumnya,kalau ada pengurus yang mengotak – ngotakan,” ujarnya

PSP menurut Silas harus solid dan tidak terbagi karena wilayah administrasi, suku, keluarga, dan seterusnya. Walaupun berbeda tetap harus satu di dalam Pemuda Saireri Papua.

“Kita harus solid karena kemenangan itu bukan milik mereka yang kuat, tetapi milik mereka yang solid,” katanya.

Selain itu, kata dia, PSP harus mampu menjadi mitra pemerintah, mitra adat, mitra gereja dan sebagainya. Ketua, Sekretaris dan lainnya harus bisa menjadi keseimbangan.

“Jangan hanya menonjolkan satu saja, semua harus bisa ditonjolkan. Tidak usah memikirkan hal-hal yang besar, berpikirlah tentang hal – hal kecil yang bisa berdoa besar,” tutupnya.

Kemudian, Asisten I bidang Pemerintahan Setda Mimika, Yulianus Sasarari, mengucapkan selamat kepada ketua dan pengurus terpilih PSP Kabupaten Mimika yang telah di lantik.

“Semoga saudara-saudara yang bergabung dalam kepengurusan ini, lebih meningkatkan partisipasi dalam pembangunan untuk mewujudkan Mimika yang aman, damai dan sejahtera,” ujarnya.

Pemda Mimika percaya bahwa kepengurusan yang baru ini merupakan orang – orang yang benar-benar mau dan mampu bekerja, memiliki wawasan, dedikasi serta motivasi yang tinggi untuk kemajuan bersama.

“Saya berharap, kepengurusan yang baru ini mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, menjadi pelopor dan menjadi contoh bagi persekutuan pemuda lainnya yang ada di kabupaten mimika,” Ucapnya.

Yang turut hadir dalam Acara Pelantikan PSP, yaitu Perwakilan dari KNPI Mimika, TNI- Polri, Kepala Basarnas Mimika.

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: