Aksi Kejam KKB di Nduga Bunuh Seorang Pendeta Bernama Eliaser Baye - Antar Papua News -

Aksi Kejam KKB di Nduga Bunuh Seorang Pendeta Bernama Eliaser Baye

Pendeta Eliaser Baye warga Distrik Kenyam Kabupaten Nduga yang tewas mengenaskan. (Foto: Istimewa) 

Timika, APN – Aksi keji Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali terjadi, kali ini dengan kejinya melakukan penyerangan terhadap 12 warga sipil salah satunya seorang Pendeta Eliaser Baye hingga meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian penyerangan terjadi pada hari Sabtu tanggal 16 Juli sekitar pukul 09.15 Wit di Kampung Nonggolait Kabupaten Nduga yang mengakibatkan 12 orang menjadi korban diantaranya 10 meninggal dunia salah satunya seorang pendeta dan 2 orang mengalami luka-luka.

Kabid humas menyesalkan kejadian tersebut, aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak berprikemanusiaan.

“Sangat keji, tidak pandang bulu, seorang pendeta yang harusnya kita hargai dan kita hormati harus menjadi korban pembantaian KKB,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan, jenazah Pdt. Eliaser Baye sudah diserahkan ke keluarganya di Kenyam. Sedangkan 9 korban meninggal dunia lainnya dan 2 orang luka-luka telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika.

“Jenazah Pdt. Eliaser Baye telah diserahkan kepada keluarganya di Kenyam Kabupaten Nduga untuk selanjutnya akan dimakamkan” tutup Kabid Humas.

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut diduga dilakukan kelompok KKB pimpinan Army Tabuni.

“Laporan awal menyebutkan jumlah mereka diperkirakan sekitar 20 orang dan menggunakan 8 pucuk senjata api untuk melakukan penjarahan, penembakan dan pembunuhan terhadap masyarakat pendatang yang melintas dan berjualan di kios di Kampung Nonggoloit,” ujarnya.

“Kita mengecam aksi keji ini hingga merenggut banyak nyawa masyarakat sipil termasuk seorang pelayan Tuhan yang seharusnya dihormati dan dilindungi dari tindak kekerasan. Kalau pelayan Tuhan saja berani di bunuh secara sadis, apakah masih bisa dikatakan orang tersebut beriman,” ujar Danrem.

Danrem menyampaikan bahwa pendeta Eliaser Baye meregang nyawa setelah dibacok dan menerima tembakan dari KKB. Jenazah saat ini telah diambil oleh pihak keluarga dan akan dimakamkan di Distrik Kenyam.

Terakhir Danrem menyatakan bahwa saat ini, aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Kodim Pegubin Yonif PR 431/SSP, Personel Satgas Damai Cartenz dan Polres Nduga telah bersiaga di tempat kejadian Kampung Nonggoloit untuk mengantisipasi aksi lanjutan dari KKB.

Penulis: AbiEditor: Sani
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
%d blogger menyukai ini: