fbpx
Umum  

Agimuga dan Kokonao Tunggu Operator

Kepala UP3 PLN Kabupaten Mimika, Marthinus Irianto P. saat ditemui di Kantor UP3 PLN Mimika, Selasa (3/11) kemarin

Timika, antarpapuanews.com – Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih berupaya melistriki wilayah Kokonao dan Agimuga.

Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Kabupaten Mimika, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan petugas operator pembangkit listrik tenaga disel (PLTD). Pasalnya untuk pemasangan mesin pembangkit harus bersamaan dengan petugas operator untuk maintenance dan perawatan mesin pembangkit.

“Agimuga dan Kokonao ini adalah Pekerjaan Rumah (PR) kami, sudah lama harus kita listriki dan tertunda. Tetapi kita sudah ketemu sama Sekretaris kedua Distrik tersebut bersama masyarakat kita bicarakan mobilisasi materialnya. Kami harus bawa mesin itu bersamaan dengan operatornya dan saat ini sedang disiapkan operatornya”, kata Kepala UP3 Cabang Timika Marthinus Irianto Pasensi saat ditemui di kantornya, Selasa (3/11).

Menurut Marthinus tidak bisa dilakukan pemasangan mesin pembangkit tanpa disertai dengan tenaga operator. Jadi ketika mesin dikirim harus bersama dengan tenaga operatornya.

“Tidak bisa kita bawa mesin kesana tanpa operator, motor saja kalau kita diamkan saja akan bermasalah”, ungkapnya.

Ditanya seberapa jauh kesiapan operator mesin pembangkit tersebut Marthinus menjelaskan saat ini pihaknya meminta berkas calon operator yang dikirimkan. Selanjutnya akan diseleksi oleh anak perusahaan dari PLN yang selaku perekrut tenaga operator tersebut.

“Berkas-berkasnya sedang dikumpul kalau sudah memenuhi persyaratan mereka akan dites. Untuk calonnya diajukan oleh kedua Distrik tersebut”, jelasnya.

Lanjutnya, tenaga operator tersebut akan tes dan pelatihan di kantor UP3 Mimika. Tes dan training tersebut menggunakan mesin-mesin pembangkit yang ada di kantor PLN.

“Yang mau jadi calon operatornya itu kita akan siapkan orangnya disini. Bisa jadi mereka sampai tiga minggu, tetapi kalau memang belum fasih kita akan dampingi. Bahkan nanti tahap awal disana bagaimana cara start dengan mesin tersebut sehingga bisa lebih kenal mesin dengan baik, dan bagaimana caranya maintenance harian”, jelasnya.

Marthinus mengungkapkan bahwa sebenarnya masih ada kendala lain untuk kesiapan operator adalah terkait gaji operator yang belum dianggarkan oleh PLN tahun ini. Tetapi jika ini memang desakan daerah atau kampung yang minta supaya harus menyala, maka PLN meminta bantuan untuk upah operator hingga Rencana Operasional Tahunan (ROT) siap. Jika ROT sudah siap maka pembiayaan operator akan diambil alih oleh PLN.

“Sebenarnya kalau itu belum siap kami belum berani, karena tanggung jawab yang besar tanpa disertai tanggung jawab kita kepada para operator ini. Makanya kami belum berani lakukan rekrutmen karena ROT belum siap tahun ini”, ungkapnya.

Sedangkan untuk kesiapan bahan bakar PLTD Marthinus mengatakan bahwa bahan bakar minyak (BBM) sudah siap begitu pula dengan pengangkutnya.

“Untuk BBM kami sudah punya pagu hingga akhir tahun ini”, ujarnya. (Eye)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: