fbpx

27 Mahasiswa Poltekes Jayapura Siap PKL di Kampung Nawaripi Selama 21 Hari

Timika, APN – Sedikitnya akan ada sebanyak 27 Mahasiswa dari Poltekes Kemenkes Jayapura yang akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kampung Nawaripi selama 14 hari, yang akan dimulai dari tanggal 06 – 21 Mei 2021.

Kaprodi D-III Kebidanan Mimika, Yumi Abimulyani, S. ST., M. Keb., M. H.Kes saat ditemui APN di Kantor Perpustakaan Kampung Nawaripi, Selasa (04/05) mengatakan, “Hal-hal yang akan dilakukan oleh mahasiswa adalah mereka akan melakukan pendataan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kampung Nawaripi.”

Setelah melakukan pendataan KIA di Kampung Nawaripi dan mungkin mereka akan menemukan masalah-masalah kesehatan Ibu dan Anak (KIA) seperti kesehatan Re -Produksi, bayi balita, Ibu Hamil, Ibu Nifas. Yumi menambahkan, juga semua tentang kesehatan Re-produksi pada perempuan yang menjadi prioritasnya.

Kaprodi D – III Kebidanan Mimika, Yumi Abimulyani (Kiri Jilbab Biru) dan Tim, bersama Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun (Foto: Anis_APN)

Setelah mendapatkan data, kata Yumi lagi, rencananya pada tanggal 11 Mei tahun 2021 juga akan dilakukan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) dan untuk melakukan intervensi dari masalah-masalah yang ditemukan di lapangan dan untuk melakukan edukasi penyuluhan kepada masyarakat.

Yumi Abimulyani juga mengatakan bahwa, setelah melakukan edukasi dan nanti di MMD ke-2 di hari terakhir sekaligus dengan penarikan, dan bisa untuk menghadirkan para pemangku-pemangku kepentingan di Kampung Nawaripi Distrik Wania untuk mendengarkan langsung tentang masalah-masalah yang didapatkan selama PKL berlangsung di Kampung Nawaripi, dan pihaknya hanya memfasilitasi bukan menjastifikasi.

Pada kesempatan yang sama juga disampaikan Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun mengungkapkan bahwa pihaknya menerima baik dan akan siap untuk menyambut kehadiran mahasiswa untuk melakukan PKL. Semoga dengan kehadiran adik-adik mahasiswa ini bisa dapat membantu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kesehatan, karena berbicara tentang kesehatan, kampung Nawaripi sangat membutuhkan sekali.

“Pihaknya akan melibatkan linmas, para Ketua RT, dan Aparat Kampung untuk membantu di lapangan, ” ujar Norman. (Anis-Cr02).

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: