fbpx
Berita  

24 Siswa BLK Merah Putih Kampung Nawaripi Ikut Ujian Kompetensi

Suasana ujian kompetensi di BLK Merah Putih Nawaripi, Jumat (8/4/2022). (Foto: Anis/APN)

Timika, APN – Sebanyak 24 siswa Balai Latihan Kerja (BLK) Merah Putih Kampung Nawaripi, Distrik Wania Mimika mengikuti ujian pelatihan kompetensi di Tempat BLK Merah Putih, Jumat (8/4/2022).

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun mengatakan, untuk ujian kompetensi tersebut, Pemerintah Kampung Nawaripi mendatangkan penguji dari Kementrian PUPR Balai Konstruksi Wilayah VII Jayapura, Astra Motor Honda, Mimika dan Instruktur Politeknik Amamapare Timika.

“Yang mengikuti ujian kompetensi pada tahap pertama ini terbagi dua jurusan, yaitu jurusan otomotif sebanyak 14 siswa, dan jurusan pengelasan atau welder sebanyak 10 siswa,” ungkap Norman Ditubun pada antarapapuanews.com di sela-sela ujian kompetensi.

Tim penguji dari Astra Motor Honda, Dian Asifa mengungkapkan, para siswa diuji praktek servis berat yaitu memperbaiki motor dengan tingkat kerusakan di atas 50% atau sering disebut overhaul.

“Para siswa dinilai dari cara kerja, kerapian, pengetahuan, dan struktur system kerja. Seluruh siswa dinilai apakah sudah bisa lolos ujian kompetensi tahap pertama ini,” kata Dian.

Tim penguji dari Instruktur Kementerian PUPR Balai Konstruksi Wilayah VII Jayapura, Yusuf mengungkapkan, seluruh siswa di jurusan pengelasan atau welder sudah paham. Namun yang dinilai adalah mana yang benar-benar terbaik dari keselurahan siswa yang mengikuti ujian.

“Ada 5 siswa yang terbaik. Semoga siswa BLK Merah Putih lebih ditingkatkan lagi. Ini merupakan pendekatan untuk membuka wawasan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak asli Papua. Saya berharap setelah lulus dari BLK ini, para siswa bisa bekerja di perusahaan,” kata Yusuf.

Sedangkan Direktur Politeknik Amamapare, Herman Dumatubun mengatakan, sebagai mitra BLK Merah Putih, Politeknik Amamapare telah mengutus beberapa instruktur untuk mendampingi siswa. Mereka sudah baik membimbing para siswa, dan diharapkan para siswa bisa lulus dan bisa diterima di perusahaan.

“Ini sangat luar biasa atas keberhasilan, ketekunan para pengelola dan para instruktur yang telah membimbing anak – anak ini selama 4 bulan dan mereka sudah belajar dengan tekun sehingga mampu memahami metode pengelasan, dan otomotif,” kata Herman.

Usai ujian kopetensi tersebut, Leader Astra Motor Timika, memberikan cindera mata berupa 4 jaket Honda kepada 4 siswa terbaik jurusan Otomotif.

Response (1)

Leave a Reply

error: Hak Cipta antarpapuanews.com
%d bloggers like this: