fbpx

Pastikan Semua Pedagang Dapat Tempat, Dewan Harap Ada Pendataan

  • Share
Sekertaris Komisi C DPRD Mimika Saleh Alhamid (foto: Mercy/antarpapuanews.com)

Timika, antarpapuanews.com – Disperindag Kabupaten Mimika diharapkan mendata seluruh pedagang baik di eks pasar swadaya dan pasar gorong-gorong dan harus memastikan semuanya mendapat tempat jualan atau lapak.

Beberapa kali terjadi pergantian Kadisperindag, namun tidak mampu menuntaskan persoalan merelokasi para pedagang, yang pada akhirnya relokasi tidak berjalan maksimal.

Oleh sebab itu, untuk memastikan semua pedagang bisa menetap dan berjualan di pasar sentral, pemerintah harus memastikan semua pedagang mendapat tempat jualan.

Ia mengakui, ada kekhawatiran dari para pedagang terkait dengan pemasukan mereka yang mana ditempat semula mereka mendapat pemasukan yang tinggi karena mendapat tempat yang strategis, sementara saat ditempatkan di pasar sentral, mereka tidak mendapat tempat yang sesuai dengan harapan mereka.

“Relokasi pedagang ini sejak dulu Kadisnya ibu Serli sudah diupayakan untuk pindah kesana, mungkin alasannya jauh, mereka para pedagang tahu tempat jualan mereka disini laris dibandingkan pindah ke pasar sentral, nanti pendapatan mereka berkurang, dan yang kedua adalah tempat,” kata Saleh saat ditemui dikantor DPRD Mimika, Selasa (15/9).

Banyak juga anggapan bahwa letak pasar tersebut semakin jauh setelah dipindahkan, namun itu bukan menjadi soal. Sebab, beberapa kota di Indonesia juga lokasi pasarnya jauh, namun pemerintah mengaktifkan transportasi berupa angkutan umum untuk mempermudah akses masyarakat

“Kalau menyangkut masalah, pedagang mengatakan jarak yang jauh,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemerintah membangun pasar sentral agar perekonomian dipusatkan disatu tempat dan diperuntukan bagi seluruh jenis perdagangan. Artinya semua kebutuhan masyarakat bisa di dapat disana. Yang menjadi pertanyaan saat ini Pasar Sentral bisa menampung seluruh pedagang atau tidak? Jelasnya

Untuk itu, ia berharap agar pemerintah menyediakan tempat bagi para pedagang, sehingga mereka tidak kembali ke eks pasar swadaya atau pasar gorong-gorong.

“Jadi saya harap, pedagang yang dari pasar lama, pasar gorong-gorong harus didata dan ditempatkan sesuai jenisnya, jangan sampai tidak ada data dan ada pedagang yang bukan dari dua pasar itu mengaku direlokasi,” harapnya. (mrc)

  • Share

Leave a Reply

%d bloggers like this: