fbpx

Berdayakan Masyarakat Lokal, Dewan Harap Pendamping dan Operator DD Tidak Dari Luar Timika

  • Share
WhatsApp Image 2020-09-01 at 20.00.34
Anggota Komisi A DPRD Mimika Miller Kogoya (foto: Mercy/antarpapuanews.com)

Timika, antarpapuanews.com – Anggota Komisi A DPRD Mimika Miller Kogoya mengharapkan kepada dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mimika agar menempatkan pendamping desa yang bertugas membantu desa dalam menjalankan pembangunan baiknya masyarakat yang berasal dari kampung tersebut.

Kita lihat pada dasarnya Dana Desa ini sangat menyentuh masyarakat, dan untuk pengelolaannya itu disertai dengan pendamping, dan mereka ditugaskan oleh pemerintah melalui SK, ada gaji dan ada aturan-aturan untuk itu kami harapkan, ada hal-hal yang perlu dibenahi dari sisi administrasi, mereka mau mempertanggung jawabkan anggaran dimaksud terkadang mengalami kesulitan, dan kami tidak tahu kenapa sampai bisa terjadi seperti itu, padahal aturan sudah jelas,” kata Miller saat ditemui di kantor DPRD Mimika, Selasa (1/9).

Ia menjelaskan, sering kepala kampung mengalami kesulitan dalam menyusun pertanggung jawaban terkait penggunaan dana desa, karena sulit berkoordinasi dengan pendamping dan operator yang bukan berasal dari kampung tersebut, padahal tugas mereka membantu pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa secara profesional, efektif, efisien, akuntabel, terbuka dan bertanggungjawab.

Menurutnya, melalui dana desa ada kegiatan fisik dan pemberdayaan masyarakat, untuk itu kedepan pendamping desa dan operator baiknya warga setempat yang paham tentang penyelenggaraan pemerintahan kampung, sehingga bisa membantu kepala kampung dalam penyelenggaraan pemerintah.

“Kami juga minta supaya jangan tempatkan operator dan pendamping dari luar, tetapi kalau bisa diambil dari masyarakat setempat yang sudah paham, dan bisa mempergunakan dana itu sebaik mungkin,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah bisa melihat persoalan yang terjadi ditengah masyarakat pada tingkat kampung dan segera mengambil langkah.

“Jadi kami minta dari pemerintah melalui pemberdayaan masyarakat jeli melihat hal ini, supaya membangun desa itu tepat, pembangunan di desa sesuai yang diharapkan melalui pembekalan dan pelatihan kepada orang-orang kampung agar tidak perlu lagi membawa pendamping dan operator dari luar,” harapnya. (mrc)

  • Share

Leave a Reply

%d bloggers like this: